Resume Bintek SMK RSBI 2011
30 Juni – 2 Juli 2011
******************************
Kebijakan Penyelenggaraan SMK SBI
Prof. Baedhowi
Plt. Dirjen Pendidikan Menengah
***********************************
Amerika : proses perbaikan terus menerus, Apresiasi masyarakat bagus sekali
Hasil Penelitian : RSBI masih dibutuhkan
a. Nilai UN yang baik
b. Dikritik biaya pendidikan, masih ada tidak lulus
Pendidikan Karakter : Ditumbuhkan dari Keluarga, Sekolah : Guru dan KS
Pendidikan Bermutu : Tidak perlu ada pengawasan, tetapi menggunakan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dari 8 Standar Nasional Pendidikan.
Pesan : Dalam mengelola bantuan sosial
1. Mutu jangan dikorbankan : pakai SOP
Distribusi 2 cara : dibeli di pusat
Swakelola : pakai prinsip perpres 54 : efisiensi, transparansi dan akuntabilitas,
Kalau Lelang : Jadi Bangunan 65,5%, Biaya perencanaan & Pengawasan 13 %, PPN 11,5% Keuntungan Pengusaha 10%
2. AMAN :
a. Proses Pelaksanaan. Alat tidak bisa di swakelola, tetapi harus di beli.
b. Harga dapat dipertanggung jawabkan
c. Fisiknya aman
Output Bantuan :
1. Tidak Cacat Administrasi
2. Tidak Cacat Hukum
3. Tidak Cacat Fisik
3 Pro : menunjang kebijakan pemerintah
1. Pro Pour (dari keluarga tidak mampu ) : BKM
2. Pro Job (menghasilkan lulusan yang bisa mandiri) : tidak menciptakan pengangguran masal
3. Pro Goes (Berpihak pada pertumbuhan) : kerjasama dengan DUDI dan penyesuaian Kurikulum dengan DUDI, sesuai kondisi daerah dan lapangan kerja
3 Kelompok besar :
1. Anak harus Cerdas, tidak hanya nilai tinggi tapi nilainya dapat dipahami untuk kehidupan (knowledge)
2. Menanamkan ketrampilan, tidak harus beli tapi bisa kerjasama dengan industry (skill)
3. Menanamkan karakter, memproduksi barang yang bagus dengan kejujuran (attitude)
***************************************
Benchmarking dan School Partnership SMK RSBI
****************************************
1. Indonesia (Seameo Seamolec) dan Thailand (Ovec), alasan :
a. tidak mau sembarang sekolah LN mau menandatangani MOU.
b. Kepentingan yang sama untuk punya partner : Jaminan dari Pemerintah, lewat G to G.
2. Menyusun action plan
3. Collaborative study
4. Research Teachers
Follow Up : Thailand Partnership TVET Plan
Program bersama antara Negara :
1. Bordeless school dan seamless education – untuk politeknik, SMA dan SMK
2. Bidang IT, Pariwisata, Akuntansi, Bahasa Indonesia
Bagaimana bergabung :
1. Ikut training pra partner school akhir juli 2011
2. Sekolah mengirim 1 teknisi IT dan 1 guru selama 3 hari > sms – seamolec – multi studio
3. Merencanakan pembiayaan
4. Mengembangan seacyberclass
Anti rismayanti : anti@seamolec.org
Prayitno : prayitno@seamolec.org
*****************************
Pendampingan SMM ISO 9001:2008
Subdit Kelembagaan
Bp. Bayu
*****************************
Program Pendampingan Sertifikasi ISO 9001:2008, SMK RSBI sebagai leader dimana diharapkan tahun 2014 semua SMK harus sudah ISO.
1. Warga SMK belum memahami ISO
2. Diklat ISO awareness
3. Penyusunan dokumen
4. Diklat ketrampilan Audit Internal
5. Audit Internal
6. Scanning
7. Pre-Audit
8. Sertifikasi
Alokasi dana RSBI pendampingan : Rp. 15 Juta digunakan untuk :
1. Biaya transport
2. Uang lelah/honor
3. Konsumsi
4. Pengadaan bahan
5. Biaya lain yang mendukung
Persyaratan SMK RSBI :
1. Memiliki Sertifikat ISO 9001:2008
2. Memiliki Tim Pengembang (Lead Auditor/diklat lain)
Persyaratan SMK Client :
1. Belum pernah menerima bantuan sertifikasi ISO
2. Telah meluluskan siswa minimal 2 tahun berturut-turut sejak 2009/2010
3. Memiliki komitment dan kesanggupan untuk memperoleh sertifikat ISO
4. Diusulkan oleh SMK Pendamping
5. Diprioritaskan SMK yang memiliki lahan dan bangunan sendiri dengan jumlah kelas minimal di atas 3 kelas
SMK Client :
1. Mempersiapkan/menyusun proposal secara lengkap termasuk pengesahan dari dinas Kab. Kota, sesuai panduan pelaksanaan
2. SMK yang siap melaksanakan eksternal audit, diharapkan menjadwalkannya setelah dana diterima (tidak dapat dapat dire emburse)
******************************************************
SMM ISO 9001:2008 bidang pendidikan berdasarkan IWA 2 : 2007
Yerry Taizar (Vice President)
******************************************************