Purwanta’s Weblog *Catatan Harian*

Marilah Berlomba-Lomba dalam Kebaikan

Muhammadiyah Tentang Negara Oktober 6, 2007

Filed under: Manajemen — purwanta @ 9:01 pm
Tags:

Setiap Muslim meyakini dan memahami bahwa Islam itu agama yang menyangkut seluruh aspek kehidupan, termasuk politik. Namun mengenai format politik, baik yang menyangkut sistem politik maupun cara memperjuangkannya, termasuk bentuk negara tidaklah ditentukan seperti itu. Nabi semasa hidup hingga akhir hayatnya juga tidak menunjukkan bagaimana bentuk negara, tidak heran bila kemudian melahirkan perbedaan tentang siapa dan bagaimana bentuk kepemimpinan pasca Nabi, yang melahirkan peristiwa tsaqifah Bani Sai’idah. Pada era empat sahabat utama Nabi yakni Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib, kepemimpinan umat Islam dibentuk berdasarkan sistem kekhalifahan, dengan cara pembentukan yang beragam. Bahkan di masa dua khalifah diwarnai konflik yang benbuntut panjang bagi kepemimpinan Islam berikutnya.

Sedangkan pasca “khulafa al-rasyidun’ namanya memang kekhalifahan Islam tetapi sesungguhnya merupakan dinasti, yakni Dinasti Umayyah, Abbassiah, dan Ustmaniyah hingga kejatuhan ‘kekhalifahan’ Turki tahun 1924 yang sering diperingati sebagian umat Islam sebagai “tragedi” sekaligus “spirit” untuk membangkitkan kembali bentuk kekhaIlifahan Islam abad ini. Karena itu dari, segi pemahaman terdapat tiga pandangan mengenai hubungan Islam dan politik, yakni yang menghimpitkan keduanya secara formal (“integralistik”), yang memisahkan keduanya (“sekuler”), dan yang menghubungkan dari segi nilai/norma/isi (“modernisasi/reformasi”). Dalam praktikpun banyak “ijtihad” politik dilakukan mengenai format negara, dari yang berbentuk kerajaan hingga negara-bangsa (nation-state). Arab Saudi yang dijadikan contoh “Negara Islam” bahkan mengambil format kerajaan, Pakistan dan Iran dengan sistem Republik. Jadi kalau ada yang mengusung bentuk kekhalifahan Islam maka selain menunjukkan salah satu pandangan dan bentuk negara yang dipilih, juga sama sekali tidak mewakili seluruh padangan dan ijtihad Umat Islam di seluruh negara, baik masa lalu lebih-lebih saat ini, tidak sama dan sebangun dengan pandangan Islam itu sendiri. Sehingga, tidak dapat mengklaim sebagai paling Islamni dan paling mewakili Islam dan umat Islam seluruh dunia.

Muhammadiyah sendiri pertama-tama bukanlah partai politik dan tidak berdiri di arus perjuangan untuk membentuk negara. Muhammadiyah mengambil “ijtihad” ke perjuangan bagi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya melalui gerakan dakwah dan tajdid. Kedua, pandangan Islam tentang politik sebagaimana disebutkan sangatlah beragam dan merupakan wilayah “al-umur al-duniawiyyat”. Sehingga, ketika tidak mengikuti pandangan politik “kekhalifahan Islam” seperti diusung kelompok tertentu, bagi Muhammadiyah tidaklah sebagai “tidak Islami”. Muhammadiyah memiliki ijtihad dan pandangan politik, yang sama dengan ijtihad politik lainnya. Ketiga, ada konsekuensi fundamental bagi umat Islam yang memperjuangkan “kekhalifahan Islam” di Indonesia, yakni akan berujung pada agenda perubahan bentuk dan dasar negara di republik ini. Keempat, Muhammadiyah sejak  kemerdekaan telah ikut merumuskan dan memandang serta mengakui Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasar Pancasila dan UUD 1945 sebagai sah adanya, sebagaimana rumusan Kepribadian serta Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah.

Jadi, betapa beragam pandangan dan realitias dunia politik Islam. Muhammadiyah tidak berada di arus pandangan dan perjuangan membentuk negara. Jika ada yang berbeda, sama sekali tidak mewakili Muhammadiyah. Bahkan sebaliknya bagi anggota apalagi pimpinan, harus sejalan dengan pandangan dan sikap resmi organisasi. Selama ini dan hingga saat ini Muhammadiyah tidak pernah mengubah orientasi pandangan dan perjuangan di Negara Republik Indonesia. (HNs, Suara Muhammadiyah, No. 18, TH. ke-92, 16-30 September 2007).

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s